TorajaInfoDotCom
SHARE :

Bati’ to Ditille

1
05/2020
Kategori : Cerita Rakyat / Ulelean Pare
Komentar : 0 komentar
Author : chamali


Tae’ na ditandai tongan umba susi tu todolota, inang to sae tongan raka? … umba tu nani bu’tu? ….sia umba nakua umpa denni tu ada’ sola alukna? ludomai tonganraka langi’? ….. Buda liu tu pekutanan. Den tu ma’kada lu domai ade’ cina tu nene’ todolota, apa den toda omo tu ma’kada, nenek moyang orang Toraja itu adalah bangsa Israel yg hilang. Memang ada beberapa argumentasi yg mencoba mendukung hal itu seperti kemiripan isi Alkitab dgn pa’paissananna todolota. Argumen lain adalah sunat…….. iatu Toraya inang ditille ia tempon nene’ todolona susi to Israel. Sisengaran bang sola bati’na to senga’ disekelilingnya, saba’ saeri agama samawi namane di tille. Dadi ia tu kita Toraya sola to Israel pada bati’ to ditille ki’.

Anna ditiro tu apa na wariskanki’ todolota totemo susi tu banua, passura’, badong, liang, pa’tannun, la’bo’, kurin litak dll, tentu kita akan kagum dan mengakui kumua inang manarang ia tu todolota. Kita sendiri tu bati’na, dibuat heran bagaimana mereka menata adat dan aluk, menciptakan karya2 seni, peralatan hidup dan menata lingkungan.
Kehebatan todolota itu bukan saja kita yg mengaguminya tetapi juga pihak lain.
Akhir2 ini ada usaha untuk menjadikan Budaya Toraja menjadi warisan dunia ke Unesco. Saya kira memang tdk berlebihan karena keunikannya serta nilai2 yg terkandung didalam budaya itu. Sebelumnya sudah pernah di usulkan tetapi ditolak krn yg disampaikan hanya hal2 ttg keunikan dan kemegahannya. Tentu tdk diterima karena tdk terlihat apa yg ingin diwariskan ke dunia ini? Karena itu, pemerintah ingin mengusulkan kembali agar menjadi warisan dunia dengan tambahan nilai2 yg terkandung dalam budaya unik itu. Ada beberapa simpul Budaya Toraja yg dpt dijadikan pendukung warisan dunia. Pertama, falsafah tallu lolona yg mempengaruhi org Toraja mencintai alam dan lingkungan untuk hidup secara harmonis. Kedua, men-tau yg mempengaruhi orang Toraja dalam kehidupan sosialnya berupa nilai2 yg diyakini untuk menjadi pribadi yg berguna, yaitu manarang, kinaa, barani, na sugi’. Ketiga, Eran Dilangi’ yg mempengaruhi ketaatan orang Toraja terhadap Yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi serta segala isinya. Keempat, misa’ kada dipotuo pantan kada dipomate yg berhubungan dgn musyawarah, persatuan dan gotong royong masyarakat Toraja. Tentu bukan hanya empat item diatas kalau kita ingin menggalinya lebih dalam lagi, namun keempat simpul inilah yg sering kita dengar. Keempatnya ini harus diuraikan lagi menjadi nilai2 yg mampu mendukung keunikan dan kemegahan budaya kita untuk menjadi warisan dunia.
Dampak terbesar dari ditetapkannya menjadi warisan dunia tentu pada kemajuan pariwisata do tondokta dan pelestariannya.

Oleh: Tiendas Mangeka’

Please follow and like us:

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial