TorajaInfoDotCom
SHARE :

reborn after 20 years, MAKSHIPI jajaki Gunung Lompobattang

30
05/2020
Kategori : Wisata
Komentar : 0 komentar
Author : Ivan


reborn after 20 years, MAKSHIPI jajaki Gunung Lompobattang

torajainfo.com – Setelah kurang lebih 20 tahun organisasi pecinta alam Makshipi mengalami kevakuman, akhirnya organisasi ini kembali mengibarkan panji kebesarannya.
Sekitar 12 orang anggota Makassar Hijau Persada Indonesia Adventure (Makshipi), dua orang di antaranya merupakan pendiri organisasi, Muh. Fihria Lessy dan Betriks Ridwan, kembali menginspirasi pendakian kali ini.
Usai perayaan Idul Fitri 1441.H, tepatnya hari kamis 28/5/20 rombongan berjumlah 12 orang ini, berangkat menuju Malakaji kab. Gowa. Sesuai informasi yang dihimpun, Rombongan tersebut ngecamp di pos 2 guna istirahat, sembari memulihkan tenaga.


Keesokan harinya barulah rombongan ini melanjutkan perjalanan menuju puncak gunung Lompo Battang.
Setelah menempuh jarak yang begitu jauh dan penuh tantangan, akhirnya sampailah pada titik tujuan. Tanpa buang waktu, beberapa orang di antaranya langsung mengibarkan panji kebesaran organisasi ini.
Nampak diraut wajah mereka terlukis perasaan bangga, haru, dan bahagia. Sehubungan dengan itu, tanpa harus menunggu aba aba, personil organisasi ini melakukan tugasnya masing masing, mulai dari mendirikan tenda, mengumpulkan ranting kering, memastikan keamanan area sekitar, dan lain sebagainya.


Setelah merasa terbayar atas kevakuman organisasi ini, akhirnya rombongan ini pun beranjak pulang, dan dengan keadaan dalam keadaan sedia kala. Ahad (30/5/20).


Diketahui, tahun 1993 silam, Organisasi Pecinta Alam (OPA) Makshipi ini didirikan, dan telah melaksanakan sejumlah program kerja yang tertuang dalam AD/ART, selain program Training dan Edukasi bagi peserta baru kala itu, Kegiatan Susur Gua, Panjat Tebing dan beberapa kegiatan pendakian diantaranya Bawakaraeng 1992, Sesean 1993 Ganda Dewata 1993, Bulusaraung 1993 Jelajah lintas Alam 1993 (Lompobattang -Bawakaraeng), Latimojong 1994 Semeru 1996, Gunung Sa;lak 1996, serta kegiatan Napak Tilas Harimau Indonesia pertama pada tahun 1994-1995 di kab. Pangkep, yang hingga sekaang masih di teruskan oleh salah satu Universitas di Makassar. Esensi kegiatan tersebut adalah merepresentasikan perjuangan-perjuangan Robert Wolter Monginsidi di beberapa daerah di Sulsel.

Please follow and like us:

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar

Social Share Buttons and Icons powered by Ultimatelysocial